Monday, November 13, 2006

PILKADA DAN PENCERAHAN

<h5><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″> </font></h5>
<h5 align=”center”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”5″>PILKADA DAN PENCERAHAN</font></h5>
<h5 align=”center”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Oleh Pertampilan S. Brahmana</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>1. Pendahuluan</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Hingga 1 Desember 2004 jumlah Pemerintahan Propinsi di Indonesia 33 dengan 149 Pemerintahan Kabupaten dan 91 Pemerintahah Kota. Ini berarti setiap lima tahun, akan terjadi pemilihan Gubernur dan Wakilnya dan Pemilihan Walikota dan Wakilnya serta Bupati dan Wakilnya. Serta Pemilihan Presiden dan Wakilnya. Maka dalam satu daerah tingkat II terjadi 3 kali pemilihan dalam waktu yang berbeda.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2005 Tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, Dan Pemberhentian Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah Bab I (Ketentuan Umum), Pasal 1 dijelaskan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat di wilayah provinsi dan/atau kabupaten/kota berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 untuk memilih Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Pengertian sebagai sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat, pilkada memang untuk penegakan demokrasi. Gejala ini jelas menggembirakan karena akan semakin menyebarnya proses-proses demokrasi ke berbagai lapisan masyarakat Indonesia, sehingga demokrasi akhirnya dapat menemukan basis-basis sosial-kulturalnya yang lebih kuat. Akhirnya demokrasi bukan barang baru lagi di dalam masyarakat. Pilkada juga sangat potensial meningkatkan partisipasi publik dalam proses-proses politik, decision-making, pemilihan pemimpin eksekutif yang akan memimpin daerah dan masyarakatnya. Maka melalui pilkada ini, diharapkan munculnya elit politik lokal lewat partisipasi aktif semua komponen masyarakat untuk melibatkan diri di dalam merealisasikan hak politik mereka, memilih siapa yang mereka percayai untuk memegang superioritas kepemimpinan di daerah mereka dan sekaligus menentukan masa depan kehidupan sosial, ekonomi, dan politik di daerah mereka, memperkuat legitimasi politik masyarakat, serta mengurangi kecenderungan oligarkhi partai dan praktik politik uang yang selama ini terkesan terjadi dalam pilkada yang menggunakan model demokrasi perwakilan.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Namun di sisi lain, pada saat yang bersamaan, di tengah berbagai proses demokratisasi ini terlihat berbagai gejala yang mencemaskan. Gejala ini berupa demo-demo berkepanjangan yang terjadi di berbagai daerah, yang dilakukan pihak-pihak yang pasangan calon mereka tidak diloloskan KPUD karena alasan-alasan tertentu. Juga terjadi pendudukan, perusakan, dan pembakaran kantor KPUD (dan juga kantor DPRD) di berbagai tempat.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Melihat gejala-yang gejala mencemaskan ini, wajar kalau muncul pertanyaan dari kalangan masyarakat benarkah demokratisasi melalui pilkada akan mengurangi tensi kekerasan politik di dalam masyarakat Indonesia? Dan mau ke mana bangsa ini melalui pillkada?</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>2. Pilkada: Rakyat Pemilih Dapat Apa?</font></h5>
<h5><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Masyarakat pemilih, kerap melontarkan kekecewaannya terhadap kebijakan yang diambil oleh hasil pilihan mereka tersebut. Sebagai contoh nyata adalah keluhan-keluhan yang dapat ditangkap dari pembicaraan dengan berbagai kalangan khususnya kelas menengah ke bawah di berbagai lokasi di Medan. Mereka banyak yang kecewa dengan hasil pilihannya ketika Pilpres yang lalu. Mereka dahulu berharap dengan memilih SBY-JK, masalah-masalah yang mereka hadapi pada saat Megawati menjadi Presiden, akan berakhir, sehingga yang terbayang dalam memori di kepala adalah sejahtera. Ganti Presiden rakyat akan sejahtera, demikianlah logika berpikir mereka.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Namun apa yang dirasakan setelah SBY-JK menjadi Presiden? Banyak yang kaget ketika harga minyak dinaikkan pada tanggal 1 Oktober 2005 yang lalu. Selanjutnya rakyat dibeberapa daerah mengalami kesulitan mendapakan BBM bagi kenderaan bermotor mereka, demikian juga dengan ibu-ibu rumah tangga sulit mendapatkan BBM bagi keperluan rumah tangga mereka. Kalau ada BBM yang dimaksud, harus antre dan dijatah lagi untuk mendapatkannya. Selanjutnya padamnya listrik secara sembarang oleh PLN dengan berbagai alasan, menambah kekecewaan tersebut. Di beberapa daerah, Satpol PP bentrok dengan para pedagang kaki lima secara sistematis. Mereka terpaksa digusur dengan berbagai alasan, alasan yang dikemukakan mengalahkan rasa kemanusiaan.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Inilah beberapa masalah dan kebutuhan dasar yang dihadapi rakyat dalam kehidupan sehari-hari setelah SBY-JK menjadi Presiden. Banyak yang kecewa memang. Masalah kemudian mengapa kecewa? Bukankah SBY-JK dahulu adalah pilihan mereka? Dan tidak sewajarnya mereka menjadi kecewa. Kalaupun tidak puas dengan kebijakan SBY-JK, seharusnya mereka tidak perlu mengeluh! Ini adalah implikasi dari pilihan mereka.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Tetapi masyarakat tidak berpikir selogis seperti yang diutarakan di atas. Kebijaksaan SBY-JK yang tidak sesuai dengan kehendak mereka, mereka jadikan alasan “menyalahkan” SBY-JK.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Hal yang sama dan kemudian sepertinya sudah janjian, ketika Gubernur atau Bupati atau Walikota yang lahir dari hasil pilihan mereka, juga kebijaksanaannya tidak seperti yang mereka harapkan, kekecewaan itu kemudian menjadi menumpuk menjadi satu. Maka lengkapkan “penderitaan rakyat” tersebut. Kesejahteraan yang dibayangkan selepas Megawati tidak menjadi Presiden, tidak terjadi, malah ada yang merasakan lebih sulit. Ketika pada Megawati menjadi Presiden, mereka sebagai PKL (Pedagang Kaki Lima) tidak tergusur, kini setelah presiden baru, mungkin Gubernur Baru, mungkin Walikota Baru, sebagai PKL mereka tergusur.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Demikianlah produk Pilpres dan Pilkada di era demokratisasi ini. Produk seperti ini, ke masa depan tentu sudah tidak layak lagi dipertahankan, mutu pilpres dan pilkada harus ditingkatkan. Pilpres dan Pilkada harus mampu memberi pencerahan kepada masyarakat pemilih, bukan hanya diajak ikut memilih, dengan iming-iming janji, tetapi janji-janji kosong. Terpilihnya pemimpin baru, masyarakat pemilih ternyata tidak mendapat apa-apa bagi peningkatan kesejahteraannya. Ke depan masyarakat itu harus mendapat sesuatu yang dapat meringankan beban hidupnya sehari-hari melalui kebijakan yang dijalankan oleh hasil pilihan mereka yang menang.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>BIla hal ini terjadi maka, proses demokratisasi yang terlihat yang mencemaskan karena munculnya gejala berupa demo-demo berkepanjangan di berbagai daerah, yang dilakukan pihak-pihak pendukung dari pasangan calon mungkin akan berkurang.</font></h5>
<h5><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Pertanyaan kemudian, benarkah pilkada tersebut secara maksimal memberikan pencerahan kepada masyarakat Indonesia di wilayahnya? Jawabannya dapat bervariasi. Bila dikatakan pilkada yang dilakukan di Indonesia, secara maksimal memberikan demokratiasi kepada rakyat Indonesia dapat dikatakan ya, namun kualitas beberapa pilkada belum maksimal memberikan pencerahan kepada masyarakat pemilihnya.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Sudah saatnya rakyat diberi pencerahan di dalam pilkada ini. Rakyat jangan lagi dibiarkan menerima janji-janji kosong atau cek kosong dari calon pemimpinnya, tetapi menerima sesuatu yang kongkrit yang dapat meringankan beban hidupnya sehari-hari berdasarkan kemampuan yang dimiliki oleh pemerintah daerahnya seandai calon pilihannya memenangkan pilkada.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>3. Bercermin Pada Contoh Kasus Kota Medan</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Untuk contoh penulis ambil Kota Medan. Pilihan ini karena penulis bertempat tinggal di Medan. Mungkin sudah ada beberapa pejabat di luar Kota Medan atau Propinsi Sumatera Utara melakukan seperti yang dilakukan oleh Walikota Medan saat ini.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Masyarakat Medan, melalui kepemimpinan Walikotanya saat ini Drs. Abdillah, dapat dikatakan sudah mampu memberikan sesuatu kepada masyarakat Medan dibandingkan dengan Walikota Medan sebelum Drs. Abdillah. Semasa Drs. Abdillah menjadi Walikota Medan, masyarakat Medan sudah menikmati yang namanya gratis, seperti pengurusan KTP, Kartu Keluarga, berobat ke Puskesmas gratis, biaya pendidikan SD yang gratis. Hal yang tidak pernah diberikan oleh Walikota sebelumnya.</font></h5>
<h5 align=”justify”><font face=”arial,helvetica,sans-serif” size=”3″>Terpilihnya kembali Drs. Abdillah menjadi Walikota Medan, selain pengurusan KTP, Kartu Keluarga, berobat ke Puskesmas, biaya pendidikan SD masih digratiskan, juga mulai tahun 2006 ini, warga Kota Medan, dibebaskan dalam mengurus akte kelahiran dan dapat berobat gratis ke RSU Dr Pirngadi Medan (RS yang dikelola Pemerintah Kota Medan), khususnya bagi warga Kota yang mempunyai KTP Medan, dengan fasilitas pelayanan rawat inap kelas II. Perobatan yang diberikan tak hanya terbatas pada perawatan rawat inap, tetapi termasuk juga pelayanan operasi (Harian SIB. 6 Januari 2006).</font></h5>
<h5 align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Kebijaksanaan Walikota Medan Untuk Membantu Kesejahteraan Masyarakat Yang Memiliki Kartu Penduduk Medan<br /></font></font></font></h5>
<div>
<table class=”MsoTableGrid” cellspacing=”0″ cellpadding=”0″ width=”504″ border=”1″>
<tbody>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>No<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”204″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Unsur<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”264″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Keterangan dan Syarat<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>1<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”204″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Pengurusan KTP<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”264″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Ber-KTP Medan – Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>2<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”204″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Pengurusan Kartu Keluarga<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”264″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Ber-KTP Medan – Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>3<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”204″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Biaya Pendidikan SD<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”264″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Untuk Warga Medan – Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>4<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”204″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Berobat ke Puskesmas<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”264″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Ber-KTP Medan – Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>5<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”204″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Berobat ke RSU Pirngadi<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”264″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Ber-KTP Medan – Gratis/Kelas II<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>6<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”204″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Akte Kelahiran<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”264″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Dalam kaitan ini, kemenangan Drs. Abdillah sebagai Walikota Medan, kepada semua warga Medan baik yang mendukung dan tidak mendukungnya waktu itu, tetap mendapatkan hasil, yaitu dengan terkuranginya beban ekonomi mereka dari sektor pembuatan KTP, Kartu Keluarga, biaya pendidikan SD dan biaya kesehatan. Walaupun mungkin <font size=”+0″> </font>masih belum seperti yang diharapkan, namun baru sebatas itu kemampuan Pemerintah Kota Medan “membahagiakan warganya”.<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoFootnoteText”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”>Apa yang dilakukan oleh Walikota Medan, Drs. Abdillah, belum banyak dilakukan oleh Pejabat lain baik di Sumatera Utara. DPRD Kota Sibolga (Sumatera Utara) baru menyetujui pengesahan Perda Kota Sibolga No. 10/1998 tentang retribusi penggantian biaya cetak KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan akta catatan sipil. Tujuannya agar setiap penduduk Sibolga yang akan mengurus KTP, termasuk beberapa surat-surat kependudukan lainnya, tidak dibebankan biaya retribusi (gratis atau cuma-cuma) (Harian SIB. 22 Maret 2006). Hal seperti ini sudah berjalan selama Walikota Medan di jabat oleh Drs. Abdillah.<br /></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Maka untuk calon Walikota Medan pasca Drs Abdillah kelak, harus mulai memikirkan, program apa yang akan mereka laksanakan seandainya dia menjadi Walikota Medan berikutnya? Apalagi yang dapat diberikan kepada masyarakat Medan secara cuma-cuma untuk membantu meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat Medan .<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<div><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″><strong>Bila pada masa kepemimpinan Drs Abdillah, pengurusan KTP, Kartu Keluarga, berobat ke Puskesmas, RSU Dr Pirngadi Medan, biaya pendidikan dan mengurus akte kelahiran sudah digratiskan, maka kepada calon pejabat Walikota Medan pasca Drs Abdillah, harus meningkatkan kualitas layanan dan atau menambah yang dapat diberikan cuma-cuma kepada masyarakat Kota Medan. Meningkatkan kualitas layanan misalnya bila rawat inap di RSU Dr Pirngadi Medan fasilitas hanya disediakan untuk kelas II, pasca Drs. Abdillah dapat ditingkatkan ke fasilitas kelas III atau lainnya.<br /></strong></font></font></font></div>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Maka minimal apa yang sudah dilaksanakan Drs Abdillah kepada masyarakat Kota Medan, dapat dipertahankan oleh penggantinya kemudian. Bila ini tidak terjadi, ini suatu kemunduran bagi masyarakat Kota Medan. Terbaik adalah memberikan yang lebih kepada masyarakat Kota Medan.<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Alur pemikiran <font size=”+0″> </font>seperti ini, layak dikembangkan oleh calon pemimpin berikutnya agar rakyat merasa tidak ditipu, dan memang sudah saatnya janji-janji masa kampanye tidak janji-janji kosong. Dengan demikian rasa cinta masyarakat kepada negara dan pemerintahnyapun semakin kokoh. Sekat-sekat etnis dan atau agama yang dijadikan pengumulan pendukung akan berkurang, karena masyarakat secara tidak langsung akan diajari berpikir rasional dan realitis. Siapapun yang akan memimpin mereka tidak lagi dipersoalkan, yang penting bagaimana kesejahteraan mereka (rakyat) tanpa pandang agama, dan atau etnis dapat meningkat (ditingkatkan).<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Memang beberapa daerah di Indonesia ini telah melakukan hal-hal seperti tersebut di atas dengan variasi yang berbeda-beda. Perbedaan ini tentu karena kemampuan Pemerintah Kota atau Pemerintah Kabupatennya tidak merata.<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>4. Berharap Lanjutan Kepada Presiden dan Gubernur Terpilih<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Pemilihan terhadap calon pemimpin yang dilakukan oleh rakyat Indonesia terdiri dari 3 kategori yang tidak sejajar. Kategori pertama pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, kategori kedua pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan kategori ketiga pemilihan Walikota dan Wakil Walikota atau Bupati dan Wakil Bupati.<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Bercermin ke masyarakat Medan, bila ada tiga variasi pemilihan terhadap pejabat Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur dan Calon Gubernur dan Walikota dan Wakil Walikota/Bupati dan Wakil Bupati, maka masyarakat Medan, kini menunggu apa yang mereka dapatkan secara cuma-cuma dari Gubernurnya yang akan terpilih pada tahun 2008 dan dari Presiden RI pada tahun 2009.<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Kebijaksanaan <font size=”+0″> </font>Walikota Medan untuk <font size=”+0″> </font>Membantu Kesejahteraan Rakyat Kota Medan .<br /></font></font></font></h5>
<div>
<table class=”MsoTableGrid” cellspacing=”0″ cellpadding=”0″ border=”1″>
<tbody>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>No<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”298″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Unsur<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”118″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Keterangan<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>1<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”298″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Pengurusan KTP<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”118″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>2<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”298″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Pengurusan Kartu Keluarga<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”118″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>3<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”298″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Biaya Pendidikan SD Negeri<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”118″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>4<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”298″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Berobat ke Puskesmas<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”118″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>5<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”298″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Berobat dan Rawat Inap di RSU Pirngadi Medan Hingga Kelas II<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”118″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>6<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”298″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Akte Kelahiran<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”118″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Kebijaksanaan <font size=”+0″> </font>Gubernur Sumatera Utara Terpilih Tahun 2008 untuk <font size=”+0″> </font>Membantu Kesejahteraan Rakyat Di Sumatera Utara.<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”></h5>
<div>
<table class=”MsoTableGrid” cellspacing=”0″ cellpadding=”0″ border=”1″>
<tbody>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>No<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”295″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Unsur<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”120″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Keterangan<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>1<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”295″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>?<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”120″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>2<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”295″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>?<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”120″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>3<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”295″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>?<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”120″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>4<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”295″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>?<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”120″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>5<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”295″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>?<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”120″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Kebijaksanaan <font size=”+0″> </font>Presiden RI<font size=”+0″> </font> Terpilih Tahun 2009 untuk <font size=”+0″> </font>Membantu Kesejahteraan Rakyat Indonesia .<br /></font></font></font></h5>
<div>
<table class=”MsoTableGrid” cellspacing=”0″ cellpadding=”0″ border=”1″>
<tbody>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>No<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”295″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Unsur<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”120″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Keterangan<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>1<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”295″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>?<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”120″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>2<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”295″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>?<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”120″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>3<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”295″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>?<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”120″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>4<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”295″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>?<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”120″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign=”top” width=”36″>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>5<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”295″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>?<br /></font></font></font></h5>
</td>
<td valign=”top” width=”120″>
<h5 class=”MsoNormal” align=”center”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Gratis<br /></font></font></font></h5>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Walikota Medan terpilih sudah memberikan sesuatu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Medan, baik yang mendukungnya maupun yang tidak mendukungnya ketika Pemilihan Walikota beberapa tahun yang lalu, kini masyarakat Medan menunggu apa pula yang dapat diberikan oleh Gubernurnya yang terpilih pada tahun 2008 dan Presidennya yang terpilih pada tahun 2009.<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Bila kelak Presiden dan Wakil Presiden terpilih, mampu mengurangi beban ekonomi rakyat untuk seluruh Indonesia, apakah itu dengan tidak menaikkan harga-harga BBM, listrik atau memurahkan biaya pendidikan pada semua jenjang, <font size=”+0″> </font>ini sangat bagus. Demikian juga terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, juga berhasil memberikan sesuatu yang dapat mengurangi beban rakyat di wilayahnya, kondisi kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya di Sumatera Utara semakin baik.<font size=”+0″> </font> Demikian terhadap Walikota dan Wakil Wali Kota terpilih, Bupati/Wakil Bupati terpilih, juga dapat mengikuti jejak seperti yang dilakukan oleh Walikota Medan, maka beban kehidupan rakyat dapat berkurang. Perhitungan seperti ini, tentu saja rasional. Rakyat tidak akan merasa tertipu lagi dalam memilih para pemimpinnya.<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Dampak kebijakan seperti ini secara nasional sangat bagus bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada wilayah-wilayah tertentu di Indonesia ini, kesejahteraan rakyat yang diimpi-impikan itu, secara bertahap mulai dirasakan rakyat. Daerah-daerah lain yang pilkadanya masih sebatas umbar janji, secara bertahap akan mulai tidak mendapat dukungan. Artinya kebijakan seorang Gubernur atau Walikota atau Bupati yang berhasil meningkatkat kesejahteraan rakyatnya, dapat dijadikan contoh bagi daerah lain.<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Maka kepada LSM yang peduli dengan kondisi bangsa, atau lembaga-lembaga yang peduli dengan kondisi bangsa, sudah saatnya mulai mensosialisasikan ciri-ciri atau indikator-indokator untuk mengukur program-program calon Gubernur, Walikota atau Bupati yang akan dilaksanakan di daerahnya secara informal.<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Kepada masyarakat calon pemilih harus diberi pencerahan dalam memilih pemimpinnya. Pilihan kepada calon pemimpinnya tidak lagi didasarkan kepada keterikatan etnis, atau dan agama, tetapi kepada apa yang dapat diberikan calon pemimpin tersebut kepada masyarakat, bila sang calon pemimpin memenangkannya. Sudah saatnya masyarakat pemilih tidak lagi diberikan cek kosong, janji-janji kosong.<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>5. Dampak<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Apa dampaknya bila masyarakat telah mengalami pencerahan ketika memilih apakah itu Presiden dan Wakilnya, Gubernur dan Wakilnya, Walikota dan Wakilnya serta Bupati dan Wakilnya?<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Bagi masyarakat, proses penciptaan kesejahteraan masyarakat akan semakin baik, sebab calon pemimpin yang mengincar jabatan tertentu harus benar-benar mempersiapkan program kerjanya, agar dipilih rakyat. Untuk itu si calon pemimpin yang mengincar posisi-posisi tertentu harus mempunyai “think thank” (kelompok pemikir). Kelompok “think thank” inilah yang akan menghitung, membuat program-program yang sifatnya bukan janji-janji kosong.<br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”><font size=”3″>Mereka yang mengincar posisi tertentu di atas, harus mempersiapkan diri minimal setahun sebelum pengajuannya menjadi calon. Artinya bukan dadakan-dadakan dengan program yang tidak terukur seperti yang banyak terjadi sekarang ini. Begitu berhasil menduduki jabatan tertentu, kebijakannya justru<font size=”+0″> </font> mengecewakan para<font size=”+0″> </font> pemilihnya. Bukan kesejahteraan yang ditemui, tetapi penggusuran dan lain sebagainya.<font size=”+0″> </font><br /></font></font></font></h5>
<h5 class=”MsoNormal”></h5>
<h5 class=”MsoNormal”><font face=”Arial” color=”#000000″><font face=”arial,helvetica,sans-serif”>&lt;f

Posted by Pertampilan S. Brahmana in 02:19:30 | Permalink | Comments Off